Peredaran darah Besar dan Kecil di Tubuh Manusia

Manusia merupakan makhluk hidup yang dikenal sebagai pemilik saluran ganda, maksudnya yakni peredaran darah besar dan kecil. Terlepas dari fungsi masing-masing, bagian tersebut sangat penting dijaga kesehatannya sebab penyumbatan bisa berakibat fatal bagi keseluruhan organ tubuh.

Mengenal Cara Kerja Peredaran Darah Besar dan Kecil

Dalam tubuh manusia, baik saluran peredaran darah besar maupun kecil memiliki fungsi masing-masing. Jaringan kecil memakai dimulai dari bilik kanan jantung ke paru-paru dengan melewati ateri pulmonalis hingga menuju kembali ke serambi kiri. Aliran ini membawa oksigen ke seluruh organ.

Adapun peredaran darah besar bekerja mengolah sisa pernapasan manusia berupa karbon dioksida. Darah dibawa melalui bilik kiri jantung lewat saluran aorta, kemudian kembali ke serambi kanan melalui pembuluh vena kava. Kedua bagian ini saling berpadu membentuk keseimbangan pernafasan

Beberapa Macam Gangguan Peredaran Darah yang Banyak Dialami

Karena fungsi yang krusial serta terus bekerja setiap saat, kedua pembuluh darah diatas bisa rentan terkena berbagai gangguan. Terutama pengaruh pola hidup, makanan, polusi dan lain sebagainya.

  1. Anemia (Kekurangan Darah)

Anemia merupakan salah satu gejala pembuluh darah berjalan kurang optimal, ditandai dengan penderita merasa lesu, lemas, pucat, mudah pusing, mata panda, bahkan hingga sesak nafas. Penyebabnya ialah kekurangan zat besi, kelainan sel darah merah dan gangguan sumsum tulang.

Dalam mengatasi anemia, penderita tidak perlu melakukan perawatan intensif di rumah sakit selama masih mengalami gejala ringan. Memperbanyak makanan bergizi dan aktivitas cukup akan mempercepat kesembuhan. Jika perlu gunakan terapi DR laser sebagai perawatan jangka panjang.

  1. Hipertensi (Tekanan darah Tinggi)

Kebalikan dari anemia, hipertensi justru gangguan tekanan darah dalam kadar tinggi. Gejalanya berupa nyeri kepala, mudah sesak napas ketika mengangkat beban berat dan lemah. Kelainan ini banyak menimpa kalangan paruh baya dan obesitas, beberapa sebab faktor turunan gen orang tua.

Jam kesehatan dari Dr Laser https://drlaser-indonesia.co.id menjadi salah satu opsi terapi yang dapat dicoba untuk menunjang kesembuhan selama masa pemulihan karena hipertensi. Penderita diwajibkan untuk rajin berolahraga, menghindari makanan berlemak atau mengandung kolesterol tinggi serta menjaga stabilitas berat badan agar seimbang.

  1. Leukimia (Kanker darah)

Gangguan peredaran darah besar dan kecil selanjutnya yakni leukimia. Dibanding dua jenis di atas, kanker darah ini terhitung jarang terjadi. Faktor dari kelainan belum diketahui secara pasti, namun beberapa ahli menyebutnya virus, radiasi tertentu atau memang faktor bawaan sel sebab keturunan.

Penyembuhan Leukimia sendiri membutuhkan proses medis yang sepenuhnya harus dllakukan di bawah pengawasan dokter.

  1. Wasir (Ambeien)

Wasir atau ambeien merupakan pelebaran saluran pembuluh darah yang terdapat di dekat anus karena jangka waktu lama. Selain itu terdapat pula faktor lainnya seperti penyumbatan saluran dan kekurangan serat.

Jika masih belum menunjukkan gejala kronis, penderita dapat melakukan perawatan mandiri seperti menggunakan alat kesehatan dr laser. Ini sudah dirancang secara ampuh untuk mengatasi berbagai jenis penyakit organ dalam.

Demikian uraian singkat dan padat mengenai cara kerja peredaran darah besar dan kecil serta beberapa gangguan yang sering muncul terkait organ tersebut. Semoga bermanfaat.